Tuesday, May 12, 2009

ANALISIS PRODUKTIVITAS LINI PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE OBYEKTIF MATRIKS

.
ANALISIS PRODUKTIVITAS LINI PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE OBYEKTIF MATRIKS Siti Rohana Nasution ABSTRAK
Evaluasi produktivitas lini produksi dilakukan sebagai bahan pertimbangan dalam penambahan fasilitas produksi dan tenaga kerja pendukung aktivitas perusahaan. Sehingga produktivitas perusahaan untuk masa yang akan datang meningkat. Metode pengukuran produktivitas yang digunakan adalah metode Objective Matrix (Omax), dengan metode penelitian mengacu pada langkah-langkah omax, yaitu menentukan kriteria-kriteria kritis dalam peningkatan produktivitas di lini produksi, menentukan indikator produktivitas (rasio) untuk setiap kriteria produktivitas, pengumpulan data lini produksi, perhitungan nilai rasio produktivitas aktual/tercapai, perhitungan nilai produktivitas standar perusahaan, penentuan target, penentuan bobot tiap rasio, penentuan skor aktual, penentuan nilai produktivitas tiap periode, penentuan nilai produktivitas keseluruhan (overall productivity), evaluasi produktivitas dan perencanan produktivitas untuk masa yang akan datang. Kriteria-kriteria pengukuran produktivitas yang dipilih adalah kriteria 1 optimalisasi kapasitas produksi, kriteria 2 meminimasi produk cacat, kriteria 3 optimalisasi tenaga kerja, kriteria 4 optimalisasi hasil produksi, kriteria 5 meminimasi jumlah karyawan yang tidak hadir dan kriteria 6 meminimasi jumlah jam absent. Kata kunci : Produktivitas, metode objectives matriks (OMAX). Isi selengkapnya dari Jurnal ini dapat dipesan dengan menghubungi no.telp: (021)-7864730 ext.30 atau email ke: teknik_industri@univpancasila.ac.id / teknikindustri.ftup@gmail.com
About Teknik Industri - FTUP

Teknik Industri adalah suatu bidang keilmuan yang mempelajari bagaimana merancang, mengatur dan mengaplikasikan semua faktor-faktor seperti manusia, mesin, metode, material, lingkungan menjadi suatu system dalam lingkup yang berhubungan dengan fungsi pabrik, seperti penelitian dasar, penelitian operasional, pengembangan terhadap suatu produk baru, melalui rekayasa-rekayasa industri, desain produk, perancangan system kerja, perawatan mesin, system produksi hingga pada kualitas hingga ke pelayanan purna jual terhadap produk tersebut.

You Might Also Like