Tuesday, May 12, 2009

PERANCANGAN KURSI KANTOR YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN DATA ANTROPOMETRI (STUDI KASUS DI PT. X)

.
PERANCANGAN KURSI KANTOR YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN DATA ANTROPOMETRI (STUDI KASUS DI PT. X) Nur Yulianti Hidayah, Savitri Pravitasari ABSTRAK
Perancangan kursi kantor yang ergonomis diperlukan karena berpengaruh langsung pada produktivitas kerja yang dihasilkan. Data pengukuran diambil dengan melaksanakan studi kasus di PT.X. Berdasarkan hasil survey melalui kuesioner, sebagian besar karyawan beranggapan bahwa kursi kantor lama tidak nyaman dan kurang ergonomis sehingga penulis mencoba untuk merancang kursi kantor yang lebih ergonomis dengan menggunakan data antropometri, yaitu dengan melakukan pengukuran dimensi tubuh karyawan PT.X. Selain itu dilakukan pula penyebaran dua kuesioner yaitu Kuesioner Nordik dan Kuesioner Komponen. Hasil dari kuesioner akan diuji dengan pengujian statistik yaitu dengan uji t, dimana kegunaan dari uji t adalah untuk mengetahui kenyamanan kursi kantor rancangan baru. Berdasarkan hasil uji t satu nilai tengah pada Kuesioner Nordic, didapat analisis bahwa kursi kantor rancangan baru lebih nyaman dan ergonomis. Selain itu, berdasarkan hasil uji t dua nilai tengah pada Kuesioner Komponen didapat bahwa kursi kantor rancangan baru lebih nyaman dari kursi kantor lama. Kata kunci : perancangan kursi kantor, ergonomis, antropometri, kenyamanan. Isi selengkapnya dari Jurnal ini dapat dipesan dengan menghubungi no.telp: (021)-7864730 ext.30 atau email ke: teknik_industri@univpancasila.ac.id / teknikindustri.ftup@gmail.com
About Teknik Industri - FTUP

Teknik Industri adalah suatu bidang keilmuan yang mempelajari bagaimana merancang, mengatur dan mengaplikasikan semua faktor-faktor seperti manusia, mesin, metode, material, lingkungan menjadi suatu system dalam lingkup yang berhubungan dengan fungsi pabrik, seperti penelitian dasar, penelitian operasional, pengembangan terhadap suatu produk baru, melalui rekayasa-rekayasa industri, desain produk, perancangan system kerja, perawatan mesin, system produksi hingga pada kualitas hingga ke pelayanan purna jual terhadap produk tersebut.

You Might Also Like